Mudah-mudahan Allah SWT akan memberikan keringanan kepada hamba-hambanya yang tidak dapat membuktikan kebenaran demonstratif melainkan melalui apa yang kita sebut sebagai “misal-misal” atau “perumpamaan”. Dan mudah-mudahan juga “misal-misal” dan “perumpamaan” itu dapat memberikan pemaknaan lahiriah maupun batin atas segala sesuatu ketentuan dan ketetapan di dalam misteri kehidupan ini. Di dalam segala sesuatu yang ‘pelik’ dan ‘rancu’ yang tidak dapat diartikan secara tekstual saja…..
Oleh karena itu izinkanlah saya memberikan opini/pendapat/makian/sindiran atau apapun itu bentuknya, dan jika terdapat kesalahan seperti itu (insya Allah) dapat dimaafkan demi sebuah hakikat pencarian!
Hai anak muda, jangan takut akan kesulitan serta kesusahan-kesusahan! Vivere Pericoloso!
Saleum meutuah
(salam dalam bahasa Aceh)

ora ngerti son…
heHeh! Ini tulisan pembukaan. Maknanya, kalau besok-besok ada kesalahan dalam penulisan atau mungkin menyinggung hati sodara, sudah ada apology terlebih dahulu dari aku
peu lom nyan apology….meutong syedara ngon biologi nyeuh….mumang lon…maklum hana tamat TK
“capee dee!”
vivere pericoloso
totok ulor tok opo-opo
ketimpo kelopo baru teroso
“O..O..O..kuntOrO mangunsubrOtO”
vivere pericoloso…
simpang ekstrim manusia menghadapi nasibnya dengan keberanian dan martabat yang terjunjung tinggi..
Suarakan saja Bapak Tua..katakan apapun yang ada dalam benak Anda..!
thank’s bro, kadang kita butuh ‘kekacauan untuk menghasilkan ‘bintang yang menari’. ceileee..